Monday, January 30, 2023

SSURRENDER - WITH 2 'S'

"Surrender apa Ssurrender sih?"

"Itu tulisannya SSURRENDER??"

"Kok S-nya 2? Typo deh kayaknya!"


Yea right! penulisan brand kami memang SSURRENDER dengan dua huruf S didepan. Bukan typo, tetapi karena memang kami sedikit bermain akronim yang tentunya kami jadikan sebagai pembeda dengan yang lainnya.

Jika mengacu pada kaidah penulisan bahasa inggris yang benar, maka penulisannya adalah Surrender. Surrender berarti menyerah. Islam pun diambil dari kata استسلام yang artinya penyerahan diri. Tentu ini adalah garis merah yang berusaha kami jadikan identitas kami sebagai brand.

Huruf S di awal kata SSURRENDER adalah kependekan dari kata Spiritual. Jadi sebenarnya, nama lengkap brand kami adalah SPIRITUAL SURRENDER. Yang kemudian disingkat menjadi SSURRENDER.

Dua kombinasi kata ini mewakili feeling kami yang sungguh menikmati perjalanan spiritual, berserah diri, dan perasaan-perasaan yang belum pernah kami rasakan sebelumnya di tengah-tengah komunitas yang katanya memberi kenyamanan dan jalan hidup.



Dulu, kami ditakdirkan tercebur di sebuah komunitas yang membuat kami hanyut di dalamnya. Berbagai sudut pandang, pemahaman-pemahaman akan sesuatu, berbagai propaganda dari banyak sosok telah berhasil menenggelamkan kami. Saking dalamnya akan itu, kami mempelajari, mengetahui, dan menikmati segala detail akan sosok-sosok, pemahaman mereka, history, movement-nya, sampai personality-nya. Semoga Allah mengampuni kami akan hal-hal itu dan waktu yang kami sia-siakan.

Seiring waktu berjalan, perlahan tapi pasti kami berusaha meninggalkan itu semua. Dan ketika keinginan untuk membuat sebuah brand menyapa kami, kami teringat akan sebuah syair yang ditulis seorang sosok yang lumayan mempunyai pengaruh di dunia musik, syair itu berjudul "No Spiritual Surrender"

"No Spiritual Surrender" adalah syair yang secara garis besar isinya adalah penolakan terhadap segala bentuk spiritualitas keagamaan yang masuk ke dalam komunitas dan menjadikannya sebagai landasan pergerakan. Dan ini adalah sebuah hal yang lazim dalam lingkaran komunitas, khususnya musik arus bawah.

Dari sekelebat cerita diatas, tentu saja sudah bisa disimpulkan bahwa SSURRENDER adalah antitesis dari syair "No Spiritual Surrender". Tentu kami tak akan mencantumkan syairnya disini, sila google kalo penasaran, tapi sebaiknya jangan. Dan bisa dimaknai bahwa SSURRENDER juga adalah sebuah kontra statement terhadap label yang diberikan sebagian orang kepada orang-orang yang berusaha dan berhasil move on dari komunitas, dan dari sikap stuck in the past. Kami hanya mengambil pilihan personal menuju ke jalan yang lebih baik.

Well, if you don't know, now you know.

Remind this brother: SSURRENDER with 2 S.
If its not, its not us. Maybe brand sebelah ;)

With love,
your brother in deen
- Idodtadas






No comments:

Post a Comment